Tuesday, May 30, 2006

Dilema?

Pembantu gue semalem curhat...
Dia disuruh pulang sama ibunya, karena sang ibu ini lagi hamil 3 bulan. Memang sih disuruh pulangnya nanti aja kalau pas udah lahiran, tapi dia disuruh bilang ke gue jauh2 hari. Pengertian banget ya...

Sebenernya dia bingung, apa iya dia harus pulang buat bantuin ortunya. Sementara itu disisi lain dia juga kerja buat bantuin ortunya. Dia bilang kalau kaka tertuanya yang laki-laki udah ngga kerja lagi. Gue tanya kalau bokap dia gimana? Menurutnya sama aja, kalaupun bokapnya suka dapet kerjaan 'ngedolken' (bahasa indonesianya apa ya???), selalu merugi, alias nombokin.

Tahu sendiri kan kalau pekerjaan buruh bangunan itu tergantung pada orderan, itupun biasanya borongan. Bisa sebulan, dua bulan atau tiga bulan. Tapi sekalinya ngga dapet borongan mereka ya ngga ada kerjaan.

Duh...duh...
Gak bisa ngomong gue. Bener juga, kalau dia keluar dari tempat gue, gimana dia bisa dapet duit?. Gue cuma bisa ngomong, semuanya terserah dia, kalaupun dia mau bantuin ibunya pas lahiran nanti berarti dia keluar dari tempat gue. Kalaupun dia mau menunggu sampai sekitar setahun lagi juga nga apa-apa. Sayang aja, dia mau kursus jahit. Mungkin kalau abis kursus, dia bisa buka jahitan di kampung sono. Ternyata pas gue tanya-tanya waktu buat kursus itu, makan waktu sekitar 9 bulanan (karena masuknya cuma hari sabtu aja).

Gimana ya...., bener ngga sih langkah yang gue bilang ke dia itu?
Takut salah juga...

Monday, May 29, 2006

Pilek Batuk Lagi...

Aghna lagi kena pilek, belakangan diikutin batuk. Memang minggu-minggu ini pas lagi liburan panjang, pada ngumpul dengan sepupu2nya. Sifa lagi batuk/pilek, Intan juga sama aja. Kemungkinan yang tepat, aghna tertular deh. Virus memang gampang banget nularnya, mau diwanti-wantiin untuk nga nular juga tetep aja... Padahal minggu depan adalah jadwalnya imunisasi. Mudah-mudahan aja udah sembuh batuk pileknya :).

Semalem sampe ngga bisa tidur, dari jam 12 malem sampai mendekati jam 2 pagi dia nangis. Dan maunya cuma digendong aja sama ayah. Sampai aufa kesel, biling "Berisik..."
Alhamdulillah, pada akhirnya dia muntah. Banyak lendir yang keluar. Tapi kok masih nangis aja ya... Syukurlah akhirnya dia bisa tertidur juga.

Tuesday, May 23, 2006

SKI Tajur

foto-foto waktu di SKI Tajur
Image hosting by Photobucket

Image hosting by Photobucket

Image hosting by Photobucket

Image hosting by Photobucket

Image hosting by Photobucket

Monday, May 22, 2006

Sharing Hepatitis B

Semua ini diposting untuk mempermudah dalam pencarian bila saat nanti dibutuhkan...

============================================
Repost Horizon 14 dan 14B ttg Hepatitis

Dear all,

Horizon ini akan mengemukakan garis besar hepatitis (diupayakan sesederhana mungkin meski sebenarnya cukup rumit). Horizon ini juga hanya akan membahas HEPATITIS YANG DISEBABKAN OLEH INFEKSI VIRUS HEPATOTROPIK ... artinya ... virus yang berkembang biak di dalam sel hati.

Kata HEPATITIS berasal dari kata HEPAR dan ITIS. Hepar adalah bahasa latin untuk hati. Itis adalah inflamasi alias peradangan. Dengan demikian, HEPATITIS adalah peradangan hati. Artinya ... hati nya meradang, membengkak, sakit, ada proses kematian sel hati sekaligus disertai dengan proses pertumbuhan sel-sel hati baru untuk menggantikan sel hati yang mati tersebut. HEPATITIS dapat dibagi berdasarkan perjalanan penyakitnya maupun berdasarkan penyebabnya.

HEPATITIS berdasarkan penyebabnya adalah hepatitis A, B, C, D, E, G, dan TT.

Pembahasan selanjutnya, hanya perihal HEPATITIS VIRUS A, B, dan C.

HEPATITIS berdasarkan perjalanan penyakitnya dibagi atas Hepatitis akut dan Hepatitis kronis.
1.. HEPATITIS AKUT. Timbul semua gejala hepatitis dan setelah beberapa
waktu gejala akan menghilang sejalan dengan keberhasilan sistem imun kita
"mengusir" atau membasmi si virus, serta pulihnya proses regenerasi sel-sel
hati. Contoh hepatitis akut adalah hepatitis A (HEPATITIS YANG DISEBABKAN
OLEH INFEKSI VIRUS HEPATITIS A).

1.. Masa prodromal. Gejala klinis hepatitis virus akut diawali dengan
gejala infeksi virus lainnya seperti demam, lesu, mual, tidak nafsu makan,
bisa juga muntah-muntah, bahkan bisa juga disertai dengan diare, serta sakit
perut khususnya di bagian kanan atas.

2.. Masa ikterik. Setelah itu, si pasien akan memasuki tahapan kedua
yaitu timbulnya gejala kuning ... Pada saat ini, si pasien justru merasa
kondisinya secara umum lebih baik, rasa nyeri hilang, demam reda, nafsu
makan muncul kembali.

3.. Masa penyembuhan. Semua keluhan hilang, pasien tidak lagi tampak
kuning dan pemeriksaan laboratorium fungsi hati kembali menuju nilai normal.

4.. Fulminant hepatitis. Bila kematian sel hati berlangsung luar biasa
hebatnya sehingga melampui kapasitas hati untuk melakukan regenerasi... maka
hati pun tidak mampu mengatasi kebutuhan metabolisme tubuh alias GAGAL HATI
... alias ... LIVER FAILURE. Virus hepatitis A lebih sering menyebabkan
GAGAL HATI AKUT ketimbang virus hepatitis B dan C. Oleh karena itu, pada
anak, gagal hati akibat HEPATITIS A MERUPAKAN SALAH SATU PENYEBAB ATAU SALAH

SATU INDIKASI DILAKSANAKAN-NYA TRANSPLANTASI HATI.

1.. HEPATITIS KRONIS. Contoh hepatitis virus kronis adalah HEPATITIS B dan
HEPATITIS C. Keduanya bisa saja terjadi akut misalnya pasca transfusi darah
atau pasca kontak seksual dengan penderita HEPATITIS B/C. Namun demikian,
kebanyakan hepatitis B dan C merupakan hepatitis kronis. Apa artinya?
Artinya, ybs tidak menunjukkan gejala di atas... individu ybs merasa dan
tampak sehat namun demikian, virus ybs tetap berkembang biak di dalam
hatinya, proses kematian sel hati terus berlangsung meski umumnya dalam
kapasitas lebih "lambat" ketimbang hepatitis yang akut.
Secara klinis pasien tidak ada keluhan dan tidak menunjukkan gejala apapun.
Biasanya, kondisi hepatitis kronis B atau C diketahui saat ybs melakukan
"check up" dimana meskipun fungsi hatinya normal (SGOT dan SGPT normal),
pada pemeriksaan serologis ditemukan adanya HBsAg atau anti HCV. Individu
ybs bisa hidup normal, tetap produktif sampai suatu saat muncul keluhan
(lihat atas) disertai dengan munculnya kelainan fungsi hati (SGOT dan SGPT
meningkat). Pada saat inilah ybs sangat mungkin memerlukan terapi anti virus
yaitu Interferon dan lamivudine untuk HEPATITIS B atau Interferon dan
Ribavirin untuk HEPATITIS C. Sayangnya, terapi tersebut tidak se-efektif
yang diharapkan karena biasanya.... setelah obat dihentikan... virus ybs
akan kembali muncul .....

TAMBAHAN:
Hepatitis A ditularkan oleh makanan dan minuman yang tercemar oleh tinja
penderita hepatitis A.

HEPATITIS B/C ditularkan melalui darah misalnya melalui transfusi darah,
pemakaian alat kedokteran yang tercemar, kontak seksual, pemakaian jarum
suntik bersama-sama (satu jarum suntik dipakai oleh beberapa individu),
pemakaian sisir atau sikat gigi atau alat cukur milik pengidap hepatitis
B/C, serta penularan dari ibu ke bayi nya alias transmisi vertikal.
Keringat, urin, dan ludah tidak menularkan hepatitis B dan C

Daya tular VIRUS HEPATITIS B sangat tinggi oleh karena itu... kemungkinan
Transmisi VERTIKAL DARI IBU KE BAYI ... SANGAT TINGGI ... JAUH LEBIH TINGGI
KETIMBANG HIV DAN HEPATITIS C.

========================================================

Pada dasarnya hepatitis A itu paling ringan karena apa? karena ia sifat
penyakitnya akut artinya ... sistem imun tubuh dapat mengeliminasi si virus
denganmudah dan hanya <1% saja yg gagal sehingga terjadi kerusakan hati
super berat alias hepatitis fulminan

Hep B dan C lebih berat karena ... cenderung menjadi kronis ... mengapa bisa
kronis (artinya ... sistem imun tidak berhasil membasmi si virus sehingga
virus terus bercokol di tubuh kita dan terus berkembang biak serta terus
menggerogoti sel2 hati kita)

Apakah semua manusia kalau terkena hep B dan C pasti jadi kronis?
Kalau infeksi terjadi pada masa bayi ... dimana sistem imun masih lemah ...
maka pasti jadi kronis ...
Kalau infeksi hep B terjadi pada masa dewasa ... maka umumnya berlangsung
akut lalu sembuh Namun demikian... kalau hep C ... meski infeksinya masa dewasa... tetap saja kemungkinannya 80% menjadi kronis

Mengapa infeksi hep B dan C cenderung menjadi kronis? Karena virus hep B dan
C amat sangat bandel ...mereka senantiasa mengubah dirinya (mutasi) sehingga
sistem imun tidak dapat mengenali si virus dan akhirnya si virus pun tidak
berhasil dibasmi ....

Nah ketika si virus semakin mengganas dimana SGOT dan SGPT meningkat terus
menerus ... disitulah diberikan obat interferon dlll itu yg kerjanya adalah
mencegah si virus agar tdk berkembang biak ... namun demikian... obat2 tsb
efektivitasnya masih sangat rendah ....

Kalau kerusakan hati berlanjut? Terjadi komplikasi dimana hati mengeras
alias sirosis ... tidak ada obatnya ... kecuali transplantasi hati
Selain itu... komplikasi lanjut jangka panjang hep B dan C adalah kanker
hati ...

Minda .. kanker hati akibat hep C tidak mungkin akibat hep C yang akut ...
pasti temanmu itu menderita hep C yg sudah kronis alias lamaaa
Yang perlu diingat ... indikasi transplantasi hati pada kanker hati ... amat
sangat pelik karena harus dipastikan tumor nya masih amat sangat kecil
(diameter tidak lebih dari 2 sm), jumlahnya hanya 1 (belum beranak pinak)
... kalau tidak ... sehabis transplantasi hati ... kanker nya kambuh kembali

TRANSPLANTASI HATI?
Transplantasi hati dari donor keluarga sekarang lebih disukai karena selain
operasi bisa diselenggarakan any time (kalau donornya cadaver ... kan ada
waktu tunggu ya... menunggu ada yg brain death dan hatinya cocok)
Memang hanya sebagian hati saja ... Gak usah semuanya ... nanti hatinya
PerLahan2 tumbuh baik di pihak donor maupun di pihak resipien ...
Perlu diingat ... kebanyakan pasca transplantasi hati hep B dan C ... suatu
saat hepatitisnya bisa kambuh kembali ...

PENCEGAHAN:
Imunisasi!!! kecuali untuk hep C
kedua .. jangan memakai jarum suntik secara bergantian.. dll dll seperti di
horizon 14

========================================

Yang ingin saya tanyakan :
1. Apa penyebab penyakit hepatitis B, benarkah krn faktor keturunan ( Ibuku
meninggal krn penyakit ini tp sudah parah hingga menyerang ke hati)?


Penyebabnya Virus Hepatitis B.

Bukan menurun/diturunkan:
1. Bisa menular dari Ibu ke anaknya (vertical transmission)
2. Bisa menular dari Ibu ke anaknya secara penularan orang-ke-orang

Hepatitis B memang menyerang ke hati (liver). Mungkin maksudnya sampai
parah, jadi sirhosis atau ke arah keganasan (hepatocellular carcinoma).

2. Apakah penyakit ini dapat menular, mengingat kakakku punya 3 anak balita?

Bisa, makanya hati-hati, waktu lahir langsung dapat vaksinasi Hep-B kan?
Terus dilanjutkan sampai tuntas 3 kali kan? Sudah diukur setelah vaksinasi
terakhir minimal 10 mIU/ml kan?

Sebaiknya hindari kalau ada luka, jangan sampai bersentuhan. Intinya ya jaga
higienislah, sebisa-bisanya terpisah dengan yang lain dalam membersihkan
diri dan benda-benda yang dipakai.

3. Bagaimana cara pengobatannya, krn skg ini kondisinya semakin menurun ?

Tentang pengobatan, tentu dokter SpPD-nya yang lebih tahu Bu, sesuai
perkembangan saat ini.

Saya turut prihatin dengan kondisi ini, semoga segera jelas yang terbaik
bagi Ibu dan seluruh keluarga.

t****g

Wednesday, May 10, 2006

TK buat Aufa

Aufa udah mau masuk TK...
Asli bingung dan susah banget cari sekolah yang bagus. Musti cari-cari info dari berbagai sumber, rajin buka internet sama ngobrol sama orang lain. Untunglah di Depok banyak pilihan. Tergantung kemampuan kita mau masukin ke sekolah yang mana.
Pilihan pertama, Semut-Semut...
Sebenarnya ini adalah sekolah aufa sekarang. Jadi dari playgroup langsung nerusin Tk di sini. Sekolah ini ok banget untuk PG dan TK, ngga tau sih kalau buat SD-nya. Pas banget buat taman bermain, bikin anak pengennya sekolah mulu, mungkin karena sistem belajar dan kondisi sekolahan yang enak. Oiya, ini adalah sekolah alam yang ada di Cimanggis. Setiap selasa, kamis dan jum'at aufa sekolah tanpa diantar, yaitu naik jemputan bersama dengan anak-anak TK lainnya.
Pilihan kedua, AL-Fikri...
Sempet telpon ke bagian TKnya, tapi kalau lihat foto-fotonya sih sepertinya untuk lingkungan bunda lebih sreg semut-semut. Emang sih belom dateng langsung, cuma lihat-lihat di foto aja. Sayangnya, sekolah ini belum ada jemputan untuk ke arah rumah. Jadi bingung juga kalau aufa sekolah tanpa jemputan.
Pilihan ketiga, Al-Qalam...
Lokasi tidak terlalu jauh dari rumah, sekolahnya seperti rumah yang dihias seperti sekolahan TK lainnya. Tempat bermain tidak luas, sepertinya bila sekolah disini anak-anak lebih banyak belajar di dalam kelas.


Oiya, untuk biaya Baik Semut-Semut maupun Al-Fikri tidak terpaut terlalu jauh memang lebih mahal Al-Fikri beberapa ratus ribu. Kalau Al-Qalam belum sempet telpon.
Yah...namanya juga buat anak, pastinya cari yang terbaik dong dan harus bandingin satu sama lain....


Dan pilihannya jatuh ke...
Semut-semut, sepertinya lebih suka di semut-semut deh kalau untuk masalah sekolah PG/TK.

Wednesday, March 15, 2006

Agak sulit untuk berkata "jujur". Tetapi setelah semua kejujuran itu bisa kita keluarkan dalam bentuk apapun yakin deh akan ada rasa lega, rasa bebas, dan rasa-rasa yang indah lainnya. Kadang memang butuh keberanian untuk melakukan semua itu, bahkan ada kalanya harus menekan rasa malu yang kita miliki.


Ada keberanian yang kerap mendorong manakala semua sudah terasa menumpuk dan menumpuk untuk segera dikeluarkan. Meskipun hasilnya tidak akan mendapatkan apa-apa, justru kita akan mendapatkan sakit hati dengan kejujuran itu, paling tidak semua bisa keluar dari hati ini. Dan bisa bernafas dengan lega...

Wednesday, January 18, 2006

Semut-semut, januari minggu ke-3

Assalamu'alaikum
Subhanallah, bunda. Bu guru mendapat surprise dari Aufa dalam 2 pekan ini. Setiap pagi Aufa tersenyum dan senang. "Aku duluan, Aufa pertama, bu guru kedua." Begitu ucap Aufa setiap pagi. Selain itu Aufa sekarang sudah banyak bercerita.
* catatan: Bunda Aufa sekarang sudah hafal surat Al-Ikhlas.


Buku komunikasi antar guru dan orang tua dari sekolah semut-semut, baru tadi pagi di buka pas lagi siap-sipain keperluan sekolah Aufa. Alhamdulillah, selangkah kemajuan yang sudah dicapai anakku, dari hari ke hari selalu ada perubahan yang dia tunjukkan buat kami. Syukur ya Allah, Kau anugerahkan seorang Aufa dan seorang Aghna buat kami.

Monday, January 16, 2006

Kumon

Iseng baca-baca kompas hari ini, nemu iklan kumon. Penasaran pengen tahu lebih jauh tentang Kumon coba masuk ke websitenya. Ternyata ada juga buat anak-anak preschool. Wah kira-kira cocok nga yah buat Aufa. Ngak terlalu ngotot juga Aufa harus masuk di les ini. Cuma kalau dilihat-lihat sih kayanya ok juga. Tanya yang punya duit kira2 gimana kl anaknya dimasukin les kumon?. Ternyata Ok juga.:)


Cari info sama yang udah pengalaman ikutin les ini. Telp Ambu nga bisa masuk-masuk, telp ke rumahnya katanya lagi anterin Kang shafik ke sekolah...(Weks, udah masuk tumbletoots rupanya ponakan yg baru 15 bulan ini). Akhirnya siang ambu baru telp balik, terus cerita deh gimana tuh les...


Kesimpulannya: OK aja aufa ikutan kumon, toh itu bukanlah sesuatu yang sangat memaksa si anak untuk dijejali matematika, tetapi justru si anak diarahkan sekaligus dikembangkan sampai sejauh mana kemampuan dia. Sip deh kalo bukan suatu paksaan, itu yang dicari, kan aneh nanti kalo anak dah stress duluan waktu kecil (ngutip ucapan Wier, thanks ya jadi masukan juga).


Saatnya telp kumon depok yang ada di pesona khayangan. Ngobrol banyak, kebetulan Februari ini ada acara latihan gratis. Cuma disaranin ikutan yang bulan agustus aja, mengingat Aufa masih 3 tahun, dan di rumah nga ada ortunya cuma ditemenin pembantu.
Kalau bulan Agustus kayanya ok juga, semuanya udah siap...

Saturday, January 14, 2006

Monas di bulan Januari

Jalan-jalan ke monas pagi-pagi emang menyenangkan, seger banget...
Banyak yang olah raga atau cuma sekadar buat refreshing aja juga banyak.
Berangkat dari depok naik Depok Express jam 6.25, dengan perjalanan yang hanya 30 menit saja kita udah sampai stasiun gambir. Monas udah di depan mata, sedikit beli cemilan buat makan ayah bunda, kalau aufa aghna sih emang udah dibawain sarapan havermut.
Image hosting by Photobucket


Jalan-jalan tanpa alas kaki udah jadi favorit aufa, eh aghna juga ikutan buka sepatu. Apalagi batu-batu ijo yang kalau bunda injak sih sakit, tapi aufa malah seneng bola-balik di batu itu.

Naik ayunan dulu ah..., padahal bawahnya becek lho.


Image hosting by Photobucket Image hosting by Photobucket


Kasih makan Rusa. Harus itu....


Image hosting by Photobucket


Acara terakhir naik delman, dan seperti biasa aufa harus di depan, samapik kusir kudanya...
Udah agak panas, saatnya pulang.

Tuesday, January 10, 2006

Hiks...

Agak kaget melihat anak-anakku muntah secara tiba-tiba. Kalau sebelumnya batuk mungkin tak akan bingung-bingung banget, cuma ini hanya dengan minum susu, beberapa menit kemudian keluar lagi.


Senin pagi Aghna muntah sampai 3 kali di pagi hari. Yang bikin tenang setelah itu siangnya sampai sore gak kejadian muntah lagi. Tetapi tengah malam, dia terbangun dengan muntah disekelilingnya, dengan terduduk dia menangis. Ada banyak lendir ketika dilihat, memang lagi batuk sih...


Selasa Aghna udah nga muntah lagi, tapi malamnya giliran Aufa yang muntah sampai 2 kali. Banyak lendir juga. Setelah muntah tidur dengan terlelap.


Barusan telp ke rumah, lagi pada tidur. Dan Aufa abis muntah juga...
Semoga tidak terjadi apa-apa nak. Kalau memang dengan muntah itu memang yang terbaik.

Wednesday, January 04, 2006

Terima kasih ya Allah, bila Kau masih memberikan ujian pada hamba-Mu ini...

Thursday, December 29, 2005

MPASI & ASI Ekslusif

Begitu sulit mengubah kebiasaan yang pada intinya salah, mungkin hanya kita belum 'ngeh kalo itu salah. Gak bijak rasanya kalo kita sebagai orang tua tidak bisa mengubah sesuatu yang salah dan mencari hal yg 'benar' (semestinya) apalagi untuk anak-anak kita. Sharing dari seseorang adalah pengalaman yang sangat bagus, meskipun kita tidak mengalaminya sendiri tapi ada kepercayaan pada diri kita soalnya ada orang lain yang telah mengalaminya.


Ini adalah salah satu sharing dari seorang sp, sebenarnya masih banyak sharing serupa dari sp lain. Tapi yang pasti ini saja udah cukup memberi 'keyakinan' buat aku terutama.


Hal ini yang pernah menjadi perdebatan saya dengan suami juga karena dulu dengan anak pertama kami pernah melakukan kesalahan dengan memberikan MPASI kepada Ruth saat umur 4 bulan. Tapi untung nggak sampai kebablasan karena trus kenal dan akhirnya MPASI di stop baru dilanjutkan kembali umur 6 bulan.


Memang benar tiap bayi sangat unik tetapi saya yakin kalau WHO sudah menetapkan bahwa MPASI terbaik umur 6 bulan pasti ada alasan yang sangat kuat. Yang saya rasakan lewat pengalaman mengasuh Jonathan, umur 6 bulan benar-benar terbukti bahwa dia sangat amat siap menerima MPASI, really the right timing for him! Sebelum umur 6 bulan memang saya perhatikan pertambahan BB tidak terlalu mencolok, Jo pertumbuhan BB cukup mencolok hanya di umur 1 bulan ke 2 bulan setelah itu pertambahan BB tiap bulannya nggak pernah sampai 1 kg. Tetapi tentu, perkembangan dan pertumbuhan anak tidak hanya dilihat dari BB tapi juga dari TB, dalam hal ini Jonathan mempunyai nilai plus. Pertumbuhan TB nya cukup bikin kaget-kaget karena dalam 1 bulan bisa naik 2-3cm :-) So dari sini nothing to worry, emang mungkin bawaan dari gen bapaknya yang tinggi. Mengenai mulut yang mangap-mangap seperti minta makan juga dialami oleh
Jo, jangan ditanya hebohnya dia klo liat orang lain makan pasti ngamuk
mau minta makan juga. Biasanya to soothe him saya langsung sodorkan
teether untuk digigit-gigit hehehehe...setelah itu mik ASI, dengan
begini dia bisa tenang :-)


Pemberian ASI ekskulsif 6 bulan seperti yang disharing oleh mbak Ina,
juga membantu ibu dan anak dalam segi kesehatan. Saya sendiri secara
pribadi sangat merasakan manfaatnya. Tubuh langsing lebih cepet since
fully breastfed Jo, lebih fit dan segar. Mungkin secara rohani seorang
ibu akan merasakan kenikmatan dan kebahagiaan luar biasa saat menyusui langsung buah hatinya ada fully attachment yang terjadi antara ibu dan bayi dan itu terpancar dari wajah sang ibu. Saya cuman dapet masukan ini dari keluarga dan temen-temen dekat saja. Dan untuk Jonathan sendiri sebagai bayi laki-laki yang mempunyai kemungkinan terkena ear infection lebih besar dari bayi perempuan, bisa diminimalisasi dengan ASI ekslusif 6 bulan ini.


Salam,
Dewi - mom of Ruth (26mons) and Jo (6mons)


Tambahan Dari Bunda:
Cuma mau mengingatkan kembali bahwasanya:
"feeding for your babies is not merely providing calories and nutrients ..."
bukan sekedar agar anak tambah BB dan TBnya ...
feeding is far beyond that
Proses belajar, proses eksperimen, proses untuk semakin mencintai satu sama lain, semakin menyayangi dan semakin dalam trust nya
Jadwal makan? jangan kaku
Menu makan? Jangan setiap hari biskuit dan bubur susu melulu dan biasakan membuat sendiri
Maunya hanya bubur susu dan buah? Mungkin senang yang segar dan manis .. buat labu kuning, kacang hijau tambahkan saus apel kukus.
Mulai 8 bulan harus dilatih agak kasar .. kalau dimuntahkan coba lagi terus coba sedikit2 nanti kan juga mau

Wednesday, December 28, 2005

Peribahasa Vs Melly

"Kemarau setahun dihapuskan oleh hujan sehari"
Mungkin peribahasa itu akan bermakna sangat luas, sementara waktu kita duduk di bangku sd bahkan mungkin sampai sma pun peribahasa itu hanya memiliki satu makna saja, karena pengajar kita hanya memberikan satu arti saja. Sekarang kita bisa mengartikan apa pun sesuai dengan cara pandang kita. Pun untuk peribahasa-peribahasa yang lainnya.


Bagi penggemar Melly yang sebagian besar liriknya menceritakan kekuatan wanita dengan bahasa cintanya yang sangat polos tapi tetep aja enak buat didengar. Tapi ternyata tidak semua liriknya begitu ada beberapa yang menyiratkan kelemahan wanita sampai-sampai dia meminta maaf.


"Maafkan saya, Suwondo!...."


Apalagi kalo denger prolognya Suwondo:
"Kadang-kadang aku tertawa
Kadang-kadang aku sedih
Kalau aku teringat kamu satu-satunya wanita di hatiku"
Kenapa Suwondo merasa ingin tertawa sekaligus ingin juga menangis??? Apa dia merasa menyesal dengan kesetiaannya?


Ternyata...terjawab dengan ucapan cewenya..
"Ku menggores hatimu yang putih, dengan mudah dan SOPAN"
Sampai akhirnya si cewe bilang...."Maafkan saya Suwondo".
Segitu perihnya kah yang dialami Suwondo sampai dia merasa seperti gila?


Tapi dalam kehidupan ini semua bisa saja terbalik siapa yang menjadi Suwondo dan siapa yang menjadi sang cewe itu. Kenyataannya memang seperti itu. Salah satu latar belakang kenapa suatu kesetiaan itu hrs begitu kuat, bisa dilihat pada kutipan berikut:


"Satu hal yang secara umum diyakini periset, monogami tercipta di antara spesies yang keturunannya sanggup bertahan dengan baik karena dibesarkan oleh pasangan yang utuh. Secara evolusi, mungkin ini yang mendorong manusia untuk bermonogami karena anak-anaknya perlu waktu lama untuk menjadi dewasa." Sumber: Kompas


Baik lirik ataupun peribahasa itu memang bebas-bebas aja kita interpretasikan. Gak akan pernah ada yang melarang. Seperti kita menebak angka 300 tapi kenapa harus ada D-nya? Hanya menjadi tanda tanya besar yang mungkin hanya orang tertentu saja yang tahu untuk apa angka dan huruf itu menjadi satu. Digunakan untuk apa ya???

Demi Massa

Kadang-kadang tanpa terasa memang waktu terus berjalan. Sementara kita masih jalan di tempat di lain pihak di sekeliling kita sudah banyak yang telah berubah.


Sudah sejak di bulan ke-10 Aghna bisa berjalan dengan lancar. Terus terang bikin ngiri...Seberang rumah di usia yg hanya tepaut 2 minggu lebih tua dari Aghna belum bisa berjalan dengan lancar, bahkan untuk berdiri pun blm kuat menopang badannya yang wuiih gendut banget. Kejadian lain pada saat keluarga besar kumpul di cipetir tepat pada saat iedul fitri, ternayata membawa hikmah buat syafik yang usainya juga terpaut 2 bulan dengan aghna. Justru dengan melihat Aghna mampu berjalan dengan PD, putra kedua ambu ini pun perlahan2 mulai mencoba melangkah satu demi satu. Samapi akhirnya ada kepercayaan diri yang muncul dari dirinya. Itulah uniknya anak, setiap yang satu dan yang lainnya akan memiliki perbedaan kemampuan. Bukan suatu keterbelakangan atau kemunduran dari dirinya tapi lebih dari suatu keunikan antara yang satu dengan yang lainnya.


Ada kalanya Aufa malas untuk berangkat ke sekolah. Entah apa sebabnya, bahkan fihak sekolah pun tidak tahu. Yang pasti saat itu sejak liburan pembagian raport, musibah datang, Aufa kena rubella. Tepat 1 minggu sebelum masuk sekolah aufa terserang virus ini. Yang pasti penyembuhan penyakit ini memakan waktu selama 2 minggu. Ketika akan masuk sekolah aufa hanya mau naik ojeg...Ada apa dengan jemputannya???? Syukurlah semua sudah dapat diatasi, bukan karena kami harus mengeluarkan uang yg hampir 200 rb hanya untuk jemputan aja setiap bulannya, tapi karena memang melatih dia agar bisa mandiri, sekolah berangkat sendiri hanya ditemani sebayanya dan seorang supir. Juga sejak Heni tidak kembali bantuin di rumah agak susah kalau aufa sekolah harus diantarkan yanti.


Entah apa yang ada dalam fikiran ini seandainya saja ayah yan lulus ujian haji. Kadang satu sisi mengatakan kalau semua itu adalah untuk beribadah semata atas undangan yang Maha Kuasa. Tapi terkadang satu sisi lain menolak semua itu karena keegoisan pribadi...Bukannya tidak beralasan, tapi mungkin orang-orang yang tahu duduk persoalannya akan menganggukkan kepala dan mengerti dengan semua ini.


Ada kepasrahan yang bisa membuat perasaan ini lega. Tetapi terkadang ada pula perasaan "gedabrutan" (istilahnya Audy) disaat rasa pasrah itu hilang. Sulit untuk menghilangkannya entah sampai kapan gedabrutan ini bisa hilang.
Ada kelucuan saat Aufa belajar surat Al-Ikhlas, dengan tajwid yang bisa bikin tergelak.
Ada keharuan saat Aufa harus menunggu kami pulang kerja untuk berjamaah maghrib.
Ada juga kegemasan kami buat aghna denga segala tingkah lakunya...

Tuesday, December 27, 2005

kebersamaan

Kebersamaan dengan segala kegembiraan...
Tapi sepertinya tidak selalu bersama itu bahagia.
Ada kalanya aku merasa dalam kebersamaan itu terbersit rasa sedih, pedih dan perih...
Dalam bentuk apa sebenarnya kebersamaan yang bisa menghasilkan kebahagiaan.
Masa kecil gak akan pernah tahu akan kebersamaan yang menyiksa.
Masa itu yang kita tahu bila senang ya tertawa, bila sakit ya...menangis...

Saturday, December 17, 2005

Thursday, October 20, 2005

Aufa Sekolah Sendiri

Hari ini Aufa bisa membuktikan pada ayah bunda kalau Aufa memang sudah bisa sekolah sendiri, tanpa diantarTB (teteh baru). Sudah jauh-jauh hari Aufa selalu bilang kalau dia mau sekolah sendiri, gak mau dianterin katanya. Entah dapat ide dari mana ataupun lihat siapa sampai dia bisa berkata seperti itu. Cuma yang pasti dari semua anak2 PG, mungkin baru Aufa yang gak diantein sekolahnya. Soalnya kalau menurut pihak sekolah sih cuma anak2 TK aja yg tdak boleh diantar.

Sejak semalem TB memang merasa gak enak badan, makanya hari ini gak maksa dia buat anterin aufa. Ternyata…ada hikmahnya juga…

Horree...Berjalan Robot

1,2,3,4,5,6,7,8,9…’gdubrak setelah langkah ke-9 Aghna pun kembali terduduk. SURPRISE!!!!, Aghna udah bisa jalan seperti robot. Agak melongo sekaligus takjub dengan apa yang baru aja diliat barusan. Subhanallah, belum genap 11 bulan anakku udah mulai bisa berjalan. Sambil menunggu acara buka puasa, bermain bersama adalah keindahan yang luar biasa.

Minggu-minggu belakangan ini memang teteh kasih laporan kalau siang aghna suka jalan tanpa pegangan. Meskipun katanya cuma beberapa langkah saja. Sebenernya sih bukannya gak percaya sama omongan teteh, cuma kok dalam hati gak yakin aja… Mungkin karena terbawa sama mitos yang bilang kalau anak laki-laki itu motoriknya lebih lambat daripada anak perempuan.

Tapi kalau udah liat sendiri, ternyata memang benar aghna-ku bisa berjalan seperti robot…
Syukurku ya Allah atas segala karunia yang Engkau berikan. Hari demi hari, minggu demi minggu dan bulan demi bulan Kau berikan kemajuan yang pesat untuk buah hatiku.